JORDI Cruyff resmi mencapai kesepakatan verbal untuk menjadi Direktur Teknik Ajax Amsterdam. Putra dari legenda sepakbola Johan Cruyff ini bakal memulai tugasnya pada Februari 2026. Namun, keputusan ini memunculkan pertanyaan besar: akankah ia meninggalkan perannya sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia?
Ajax Konfirmasi Kesepakatan
Ajax Amsterdam mengeluarkan pernyataan resmi terkait penunjukan Jordi Cruyff. Menurut pengumuman klub, kesepakatan yang dicapai baru bersifat verbal dan masih menunggu persetujuan dewan direksi dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).
“Ajax dan Jordi Cruyff mencapai kesepakatan verbal terkait posisi Direktur Teknik. Proses hingga penunjukan definitif telah memasuki fase akhir,” tulis pernyataan resmi Ajax, dikutip Senin (29/12/2025).
Ajax menargetkan Cruyff bisa mulai bekerja pada awal Februari 2026. Rencananya, ia akan menjabat posisi Direktur Teknik hingga 30 Juni 2028, sebuah komitmen jangka panjang yang menunjukkan keseriusan klub dalam mendayagunakan pengalaman dan visi sepakbola Cruyff.
Peran Ganda yang Dijalani Jordi Cruyff
Meski ditunjuk sebagai Direktur Teknik Ajax, Jordi Cruyff saat ini masih berstatus sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia. Ia resmi menempati posisi tersebut sejak Februari 2025, ketika PSSI menunjuknya untuk membantu pengembangan sepakbola nasional.
Pertanyaannya kini, apakah Cruyff akan meninggalkan jabatannya di Timnas Indonesia setelah menerima posisi di Ajax? Menurut laporan jurnalis Belanda, Mike Verweij, Cruyff akan tetap menjalankan peran ganda.
Ajax dikabarkan tidak keberatan jika Cruyff tetap membantu Timnas Indonesia. Bahkan, klub melihat perannya sebagai jembatan untuk potensi kerja sama antara Ajax dan PSSI di masa depan. Artinya, kehadiran Cruyff di Ajax tidak otomatis menghapus kontribusinya terhadap sepakbola Indonesia.

Strategi Ajax dalam Penunjukan Jordi Cruyff
Dalam perspektif Ajax, penunjukan Cruyff sebagai Direktur Teknik bukan hanya soal keahlian teknis. Klub menilai kehadiran putra Johan Cruyff akan memperkuat jaringan internasional mereka, termasuk membuka potensi kolaborasi dengan negara-negara Asia seperti Indonesia.
Rencana klub adalah membatasi keterlibatan Cruyff di Ajax hanya beberapa hari per tahun untuk urusan langsung di lapangan. Sisanya, ia tetap bisa menjalankan fungsi sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia, memberikan masukan strategis, dan ikut memantau perkembangan tim nasional.
Hal ini menjadi contoh jarang ditemui di dunia sepakbola, di mana seorang profesional mampu mengemban peran ganda di klub Eropa sekaligus tim nasional di benua lain.
Reaksi PSSI dan Fans Timnas Indonesia
Berita ini tentu menimbulkan reaksi beragam dari penggemar sepakbola Indonesia. Banyak yang khawatir bahwa keterlibatan Cruyff di Ajax akan mengurangi fokusnya terhadap Timnas Indonesia. Namun, pihak PSSI menegaskan bahwa mereka mendukung keputusan Cruyff dan percaya bahwa peran ganda ini bisa membawa manfaat jangka panjang.
Menurut sumber internal PSSI, kehadiran Cruyff di Ajax justru bisa membuka peluang pembelajaran baru bagi staf pelatih Indonesia. Cruyff diharapkan dapat membawa praktik manajemen dan metodologi latihan modern dari Ajax ke Timnas Indonesia, sekaligus menjaga hubungan internasional klub-klub Eropa.
Masa Depan Jordi Cruyff dan Timnas Indonesia
Dengan peran ganda ini, Jordi Cruyff menghadapi tantangan besar. Ia harus menyeimbangkan antara tugas di Ajax sebagai Direktur Teknik dan tanggung jawabnya terhadap Timnas Indonesia. Namun, langkah ini juga menunjukkan bahwa sepakbola modern semakin mengutamakan kolaborasi lintas negara dan pertukaran pengalaman global.
Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan keuntungan dari wawasan dan pendekatan Ajax, klub yang dikenal dengan filosofi sepakbola total dan akademi muda kelas dunia. Sementara itu, Ajax pun mendapatkan keuntungan dari koneksi internasional yang dimiliki Cruyff, termasuk potensi pengembangan bakat muda di Asia.
Dengan demikian, meski ada kekhawatiran awal, penunjukan Jordi Cruyff sebagai Direktur Teknik Ajax justru bisa menjadi momentum penting bagi sepakbola Indonesia dan klub Belanda itu sendiri. Peran ganda ini menjadi bukti bahwa kerja sama internasional dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sepakbola modern.
Meta Deskripsi
Jordi Cruyff sepakat menjadi Direktur Teknik Ajax Amsterdam mulai Februari 2026. Apakah ini berarti ia meninggalkan posisi Penasihat Teknis Timnas Indonesia? Simak penjelasan lengkapnya, termasuk peran ganda dan strategi Ajax.
Keyword
- Jordi Cruyff
- Direktur Teknik Ajax
- Penasihat Teknis Timnas Indonesia
- Ajax Amsterdam
- sepakbola Indonesia
- PSSI
- Johan Cruyff
- peran ganda Cruyff
- perkembangan sepakbola Indonesia
- kerja sama internasional sepakbola
