
Pertemuan Liverpool melawan Leeds United kembali tersaji dalam lanjutan Premier League pada 2 Januari 2026. Duel yang berlangsung di Anfield ini diprediksi menghadirkan atmosfer panas, mengingat sejarah panjang dan tensi tinggi antara kedua tim. Laga ini juga menjadi momen spesial karena digelar di awal tahun baru, saat ambisi kedua kubu sama-sama tinggi.
Beberapa pekan lalu, Liverpool dan Leeds menyuguhkan pertandingan enam gol yang dramatis. Kini, situasinya sedikit berbeda. Liverpool sedang dalam tren positif, sementara Leeds datang dengan kepercayaan diri berkat rekor tak terkalahkan dalam lima laga terakhir.

Momentum Positif
Liverpool memasuki pertandingan ini dengan modal empat kemenangan beruntun di Premier League. Kemenangan terbaru diraih saat menundukkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-1. Hasil tersebut menegaskan konsistensi The Reds di bawah asuhan Arne Slot.
Meski kehilangan Mohamed Salah yang tengah membela negaranya di Piala Afrika, Mereka tetap tampil produktif. Kreativitas lini tengah menjadi kunci kebangkitan mereka, terutama lewat peran Ryan Gravenberch dan Florian Wirtz.
Peran Krusial Wirtz dan Gravenberch
Ryan Gravenberch tampil semakin matang sebagai pengatur tempo permainan. Ia mampu menghubungkan lini belakang dan depan dengan efektif. Sementara itu, Florian Wirtz mulai menunjukkan kualitasnya setelah mencetak gol perdana di Premier League.
Kombinasi keduanya membuat Tim ini tidak terlalu bergantung pada satu pemain saja. Variasi serangan menjadi kekuatan utama yang menyulitkan lawan dalam membaca arah permainan.
Absennya Pemain Kunci Liverpool
Di balik performa impresif tersebut, Mereka tetap menghadapi tantangan. Absennya Mohamed Salah jelas mengurangi daya ledak di sisi sayap. Selain itu, Joe Gomez juga tidak bisa tampil, membuat opsi di lini belakang sedikit terbatas.
Namun, kembalinya Dominik Szoboszlai dari skorsing menjadi kabar baik. Gelandang asal Hungaria itu diharapkan mampu menambah agresivitas serta kualitas tendangan jarak jauh dari lini kedua.

Leeds Datang dengan Percaya Diri
Leeds United tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Daniel Farke mencatat lima pertandingan tanpa kekalahan. Meski hanya bermain imbang 1-1 melawan Sunderland di laga terakhir, performa Leeds menunjukkan kestabilan yang patut diwaspadai.
Kepercayaan diri menjadi modal utama Leeds. Mereka datang tanpa tekanan besar, tetapi tetap membawa ambisi mencuri poin di Anfield, sesuatu yang tidak mudah dilakukan.

Catatan Tandang Jadi Tantangan
Satu catatan yang menjadi perhatian adalah performa tandang Leeds. Sepanjang musim ini, mereka kerap kesulitan meraih hasil maksimal saat bermain di luar kandang. Anfield tentu menjadi ujian berat, terlebih dengan dukungan penuh suporter tuan rumah.
Leeds perlu tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Kesalahan kecil bisa berujung fatal ketika menghadapi tim sekelas Liverpool.
Rekam Jejak Pertemuan Kedua Tim
Dalam sejarah pertemuan, Liverpool lebih dominan atas Leeds United. Namun, Leeds pernah mencuri kemenangan penting, termasuk saat menang 2-1 di Anfield pada 2022. Pada pertemuan terakhir, kedua tim bermain imbang 3-3 dalam laga penuh drama.
Catatan ini menunjukkan bahwa Leeds memiliki potensi memberi kejutan, meski secara kualitas skuad Liverpool masih lebih unggul.
Analisis Taktik Liverpool
Di bawah Arne Slot, Liverpool tampil dengan gaya menyerang yang agresif. Skema 4-2-3-1 memungkinkan mereka menekan sejak awal dan menguasai bola lebih lama. Transisi cepat menjadi senjata utama The Reds.
Bola mati juga menjadi salah satu kekuatan Liverpool. Situasi ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan, terutama mengingat kelemahan Leeds dalam bertahan pada skema tersebut.
Strategi Leeds Menghadapi Tekanan
Leeds diprediksi mengubah pendekatan taktik untuk menghadapi tekanan Liverpool. Absennya bek andalan Joe Rodon akibat cedera membuat Daniel Farke harus meracik ulang lini pertahanan.
Formasi 4-3-3 kemungkinan diterapkan dengan fokus memperkuat lini tengah. Ao Tanaka diproyeksikan menjadi kunci keseimbangan, sementara Dominic Calvert-Lewin akan menjadi tumpuan di lini depan.
Calvert-Lewin Jadi Ancaman Utama
Dominic Calvert-Lewin tengah berada dalam performa terbaiknya. Ia mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun, sebuah catatan yang menunjukkan ketajamannya di kotak penalti.
Liverpool harus mewaspadai pergerakan striker ini, terutama dalam duel udara dan situasi bola mati. Kecerobohan di lini belakang bisa dimanfaatkan dengan cepat oleh Leeds.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Pertandingan diprediksi berlangsung terbuka. Kedua tim sama-sama memiliki lini depan produktif. Liverpool akan lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Leeds mengandalkan serangan balik cepat.
Jika Leeds gagal menjaga konsentrasi sepanjang laga, Liverpool berpeluang besar mengontrol permainan dan mencetak gol di momen-momen krusial.
Prediksi Skor Akhir
Dengan faktor tuan rumah, kedalaman skuad, dan momentum kemenangan, Liverpool diunggulkan meraih tiga poin. Leeds tetap berpotensi mencetak gol, tetapi absennya Joe Rodon bisa menjadi pembeda.
Liverpool diprediksi menang dengan skor 3-1 atas Leeds United.
