Sepak bola adalah olahraga yang mempersatukan bangsa-bangsa, dan setiap benua memiliki turnamen besar yang menjadi kebanggaan. Di Afrika, Piala Afrika atau AFCON (Africa Cup of Nations) menjadi ajang prestisius, sementara di Asia, Piala Asia (AFC Asian Cup) menandai puncak kompetisi antar negara di benua tersebut. Meski keduanya memiliki tujuan sama—menentukan juara kontinental—ada banyak perbedaan dalam hal prestise, kualitas permainan, dan pengaruh terhadap karier pemain. Lantas, mana yang lebih bergengsi?

AFCON vs Piala Asia Sejarah dan Tradisi
AFCON pertama kali digelar pada tahun 1957, menjadikannya salah satu turnamen kontinental tertua di dunia. Sejak itu, AFCON telah menjadi panggung bagi legenda-legenda Afrika, seperti Samuel Eto’o, Didier Drogba, dan Mohamed Salah, untuk menunjukkan kualitas mereka. Turnamen ini berlangsung setiap dua tahun, yang membuat intensitas dan rivalitas antar negara Afrika semakin tinggi.Mengulas perbandingan AFCON dan Piala Asia, dua turnamen sepak bola kontinental. Simak mana yang lebih bergengsi, sejarah, kualitas permainan, dan pengaruhnya bagi karier pemain
Di sisi lain, Piala Asia digelar pertama kali pada 1956. Turnamen ini berlangsung setiap empat tahun, mengikuti ritme yang mirip dengan Piala Dunia. Meski lebih jarang, Piala Asia memiliki sejarah panjang bagi sepak bola Asia, menampilkan negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Iran sebagai kekuatan dominan.
AFCON vs Piala Asia Kualitas dan Persaingan
Kualitas sepak bola di AFCON sering dianggap lebih tinggi dibanding Piala Asia karena faktor fisik dan teknis. Banyak pemain Afrika yang bermain di liga-liga top Eropa, sehingga mereka membawa pengalaman internasional ke turnamen ini. Intensitas pertandingan di AFCON sangat tinggi, dengan gaya bermain yang cepat, agresif, dan penuh semangat.
Piala Asia, meskipun meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir, sering dianggap kurang menantang dibanding AFCON. Namun, hal ini perlahan berubah, dengan tim-tim seperti Jepang dan Qatar menunjukkan kualitas tinggi di turnamen internasional dan Piala Dunia. Asian Cup kini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda Asia untuk menembus liga-liga Eropa.
AFCON vs Piala Asia Popularitas dan Media

AFCON memiliki daya tarik media global yang kuat, terutama di Eropa, karena banyak pemain bintang Afrika yang menjadi sorotan klub-klub besar. Turnamen ini juga memiliki penggemar yang fanatik di seluruh Afrika, sehingga atmosfer di stadion selalu meriah dan penuh gairah.
Piala Asia populer di Asia, tetapi daya tarik globalnya masih terbatas. Media Eropa sering kali hanya menyoroti pemain-pemain Asia yang bermain di liga-liga top. Meski begitu, dengan peningkatan performa tim-tim Asia di Piala Dunia, perhatian dunia terhadap Piala Asia semakin meningkat.
Dampak Karier Pemain
Menjuarai AFCON sering dianggap sebagai pencapaian prestisius dalam karier pemain Afrika. Banyak pemain yang kinerjanya melonjak setelah tampil cemerlang di turnamen ini. Sebaliknya, Piala Asia memiliki efek yang lebih terbatas di kancah Eropa, meski tetap menjadi prestise tinggi di benua Asia.
Contoh nyata adalah Mohamed Salah yang sukses di Liverpool setelah tampil gemilang di AFCON. Sedangkan pemain Asia seperti Son Heung-min atau Almoez Ali menunjukkan kualitas mereka di level internasional melalui Piala Asia. Namun, persepsi global masih lebih tinggi terhadap performa di AFCON karena eksposur Eropa yang lebih besar. Simak mana yang lebih bergengsi, sejarah, kualitas permainan, dan pengaruhnya bagi karier pemain.
Kesimpulan

Jika dilihat dari segi sejarah, kualitas permainan, dan pengaruh terhadap karier pemain, AFCON sering dianggap lebih bergengsi secara global dibanding Piala Asia. Turnamen ini tidak hanya menampilkan rivalitas yang sengit, tetapi juga menjadi panggung bagi bintang-bintang dunia untuk bersinar.
Namun, Piala Asia tetap penting dan terus berkembang. Dengan meningkatnya kualitas tim-tim Asia dan partisipasi pemain di liga top Eropa, prestige Piala Asia juga semakin menanjak, terutama di kawasan Asia sendiri.
Singkatnya, prestige bukan hanya soal popularitas global, tapi juga sejarah, intensitas persaingan, dan pengaruhnya terhadap sepak bola dunia. AFCON unggul di level internasional, sementara Piala Asia menjadi simbol kebanggaan dan kemajuan sepak bola Asia.
