Malaysia Open 2026 kembali menjadi sorotan dunia bulu tangkis sebagai turnamen BWF World Tour Super 1000 pertama di kalender awal tahun. Digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6-11 Januari 2026, turnamen ini menghadirkan lima juara bertahan dari setiap sektor yang siap mempertahankan gelar mereka.
Sorotan utama tertuju pada wakil Korea Selatan yang tahun lalu berhasil menjadi juara umum dengan menyabet dua gelar di nomor tunggal putri dan ganda putra. An Se-young dan Kim Won-ho/Seo Seung-jae masing-masing mengakhiri 2025 dengan 11 gelar, pencapaian yang mengesankan bagi atlet muda maupun pasangan ganda putra berpengalaman.
Juara Bertahan Tunggal Putri: An Se-young dan Rekor Hattrick

An Se-young menjadi nama yang paling menarik perhatian di sektor tunggal putri. Atlet berusia 23 tahun ini telah menjuarai Malaysia Open sejak 2024 dan bertekad mencatatkan hattrick di ajang ini. Tahun lalu, An Se-young menutup turnamen dengan kemenangan gemilang atas rival-rival tangguh dari Eropa dan Asia.
Pada babak 32 besar Malaysia Open 2026, An Se-young dijadwalkan menghadapi tunggal putri Kanada, Michelle Li. Dengan status unggulan pertama, peluangnya mempertahankan gelar tetap besar, meski tantangan selalu mengintai dari persaingan global yang semakin ketat.
Ganda Putra Korea: Kim Won-ho/Seo Seung-jae Siap Ulangi Sejarah

Pasangan ganda putra Korea, Kim/Seo, juga menjadi juara bertahan yang perlu diperhitungkan. Tahun lalu, mereka berhasil mengalahkan pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, di final Kejuaraan Dunia 2025 dengan skor 21-17, 21-12.
Pada Malaysia Open 2026, Kim/Seo akan kembali menghadapi Chen/Liu, memicu potensi duel seru yang menjadi pengingat bagi penonton tentang rivalitas yang membara di sektor ganda putra Asia. Mereka akan berstatus sebagai unggulan pertama dan diharapkan tetap menjadi favorit juara.
Tunggal Putra: Shi Yu Qi dari China Menantang Lee Zii Jia

Nomor tunggal putra menghadirkan juara bertahan asal China, Shi Yu Qi. Menutup 2025 dengan runner-up BWF World Tour Finals dan menjuarai King Cup, Shi masih menunjukkan performa tinggi.
Wakil Malaysia, Lee Zii Jia, berpotensi menjadi lawan pertama Shi Yu Qi di babak kedua jika berhasil menyingkirkan Ayush Shetty dari India di babak 32 besar. Pertemuan ini menjadi fokus karena menghadirkan drama antara juara bertahan dan tuan rumah yang haus prestasi.
Ganda Putri Jepang: Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto Tetap Kompetitif

Pasangan ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, membawa status juara bertahan dengan penuh percaya diri. Meski kini memasuki usia kepala tiga, mereka masih mampu mencapai final BWF World Tour Finals 2025.
Fuku/Matsu akan berstatus unggulan kelima di Malaysia Open 2026 dan akan menghadapi Mizuki Otake/Miyu Takahashi dalam laga perang saudara Jepang. Duel ini diprediksi berjalan sengit, menunjukkan ketatnya persaingan di ganda putri dunia.
Ganda Campuran Thailand: Dechapol Puaravanukroh/Supissara Paewsampran Siap Pertahankan Gelar

Sektor ganda campuran menghadirkan juara bertahan asal Thailand, Dechapol Puaravanukroh/Supissara Paewsampran. Mereka diunggulkan ketiga dan akan melawan wakil Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzalez Chan. Dengan kombinasi serangan agresif dan pertahanan solid, pasangan Thailand ini tetap menjadi ancaman bagi lawan-lawannya.
Potensi Dampak Terhadap Wakil Tuan Rumah
Dari lima juara bertahan, wakil tuan rumah Malaysia diprediksi akan merasakan dampak paling cepat di sektor tunggal putra dan ganda putra. Lee Zii Jia berpotensi bertemu Shi Yu Qi pada babak kedua, sementara di ganda putra, salah satu wakil Malaysia dijadwalkan bertemu Kim/Seo di babak 16 besar.
Selain itu, perang saudara terjadi di ganda putra Malaysia antara Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dan Nur Azriyn/Tan Wee Kiong, yang juga menjadi laga awal menentukan nasib wakil lokal. Ini menunjukkan bahwa tantangan terbesar bagi tuan rumah datang tidak hanya dari juara bertahan, tetapi juga dari rekan senegara sendiri.
Kesimpulan
Malaysia Open 2026 bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi juga panggung bagi pemain top dunia untuk mempertahankan prestasi sekaligus mengejar rekor baru. Lima juara bertahan, dari An Se-young hingga Dechapol/Supissara, membawa reputasi tinggi yang menambah ketegangan setiap pertandingan.
Bagi wakil tuan rumah, peluang untuk menang besar tetap terbuka, tetapi mereka harus siap menghadapi tekanan berat dari para juara bertahan maupun duel internal yang sengit. Pertandingan di Axiata Arena diprediksi akan memikat penonton dengan kombinasi skill, strategi, dan drama yang hanya bisa ditawarkan oleh turnamen BWF Super 1000.
Meta Deskripsi
Malaysia Open 2026 jadi sorotan BWF World Tour Super 1000. Lima juara bertahan, seperti An Se-young dan Kim Won-ho/Seo Seung-jae, siap mempertahankan gelar. Wakil tuan rumah Malaysia bisa menghadapi tantangan berat sejak babak awal.
Keyword
- Malaysia Open 2026
- juara bertahan Malaysia Open
- An Se-young
- Kim Won-ho Seo Seung-jae
- Lee Zii Jia
- BWF World Tour Super 1000
