Celtic Tampil Menggila, Utrecht Tak Berkutik di Awal Laga

Celtic menunjukkan mental juara saat menaklukkan FC Utrecht dengan skor 4-2 dalam laga sengit Liga Europa 2025/26 yang digelar di Celtic Park, Kamis malam waktu setempat. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya, The Bhoys tampil agresif sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan wakil Belanda tersebut.Kemenangan 4-2 atas FC Utrecht memberi dampak besar bagi posisi Celtic di klasemen sementara Liga Europa 2025/26. Tambahan tiga poin ini memperkuat peluang The Bhoys untuk lolos ke fase gugur sekaligus meningkatkan kepercayaan diri skuad menjelang laga-laga krusial berikutnya.

Atmosfer khas Celtic Park kembali menjadi senjata utama tim asal Skotlandia itu. Utrecht tampak kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi dan tempo cepat yang diterapkan Celtic sejak kickoff. Performa solid di kandang juga menegaskan bahwa Celtic Park masih menjadi benteng yang sulit ditembus oleh tim-tim Eropa. Bagi Utrecht, hasil ini menjadi evaluasi penting, terutama dalam menjaga fokus dan disiplin bertahan. Liga Europa masih panjang, dan kedua tim masih memiliki kesempatan untuk bangkit serta menentukan nasib mereka di kompetisi ini.

Celtic 4-2 Utrecht

Gol Cepat Buka Jalan Kemenangan Celtic

Celtic membuka keunggulan pada menit ke-8 melalui skema serangan cepat dari sisi kiri. Umpan tarik mendatar disambut dengan penyelesaian klinis oleh penyerang andalan Celtic yang sukses mengoyak gawang Utrecht. Gol cepat ini membuat permainan semakin terbuka dan meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah.

Tak butuh waktu lama, Celtic kembali menggandakan keunggulan di menit ke-21. Kali ini gol tercipta lewat situasi bola mati. Tendangan sudut yang dieksekusi dengan presisi disundul keras oleh bek tengah Celtic, membuat kiper Utrecht hanya bisa terpaku.

Utrecht Bangkit, Celtic Tetap Mendominasi

Tertinggal dua gol memaksa FC Utrecht keluar dari tekanan. Tim tamu mulai berani memainkan bola lebih terbuka dan hasilnya terlihat pada menit ke-33. Serangan balik cepat berhasil dimanfaatkan Utrecht untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat sepakan mendatar dari luar kotak penalti.

Namun, respons Celtic sangat cepat. Menjelang turun minum, Celtic kembali menjauh setelah mencetak gol ketiga pada menit ke-42. Kombinasi satu-dua yang rapi di lini tengah diakhiri dengan tembakan akurat ke sudut gawang, menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Babak Kedua Berjalan Lebih Ketat dan Penuh Intensitas

Memasuki babak kedua, Utrecht melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya serang. Upaya tersebut membuahkan hasil di menit ke-58 ketika mereka mencetak gol kedua melalui sundulan tajam hasil crossing dari sisi kanan.

Skor berubah menjadi 3-2, dan tensi pertandingan meningkat. Utrecht mencoba menekan demi menyamakan kedudukan, namun justru membuka celah di lini belakang mereka.

Gol Penentu Pastikan Tiga Poin untuk Celtic

Celtic memastikan kemenangan pada menit ke-76 melalui gol keempat yang sekaligus menjadi penentu laga. Serangan balik cepat dimanfaatkan dengan sempurna oleh winger Celtic yang melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang Utrecht. Gol ini disambut gemuruh suporter dan memastikan keunggulan 4-2 bertahan hingga peluit akhir.

Di sisa pertandingan, Celtic lebih memilih mengontrol tempo dan menjaga penguasaan bola, sementara Utrecht kehabisan energi untuk mengejar ketertinggalan.

Statistik dan Analisis Pertandingan

Secara statistik, Celtic unggul dalam penguasaan bola, jumlah tembakan, serta efektivitas serangan. Pressing tinggi dan transisi cepat menjadi kunci kemenangan tim asuhan pelatih Celtic, sementara Utrecht terlihat kurang disiplin dalam bertahan, terutama saat menghadapi serangan balik.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Celtic dalam persaingan fase grup Liga Europa 2025/26, sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk melangkah jauh di kompetisi Eropa musim ini.

Kesimpulan

Laga Celtic 4-2 Utrecht menghadirkan tontonan menarik dengan enam gol, tempo tinggi, dan drama hingga menit akhir. Celtic tampil dominan, efektif, dan pantas meraih tiga poin di kandang sendiri. Sementara bagi Utrecht, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki konsistensi dan organisasi pertahanan di laga-laga berikutnya.

Dengan performa seperti ini, Celtic layak disebut sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Liga Europa 2025/26.