Manchester United kini menghadapi babak baru dalam pengelolaan skuadnya setelah keputusan mengejutkan memecat Ruben Amorim. Bagi Marcus Rashford, ini bisa menjadi sinyal positif untuk kembali menapak di Old Trafford, klub yang ia sebut rumahnya sejak masa akademi. Pemain asal Inggris ini sebelumnya menghadapi masa sulit karena kurangnya kepercayaan dari Amorim, yang memicu dua peminjaman dalam setahun terakhir.
Marcus Rashford dan Retaknya Hubungan dengan Ruben Amorim
Permasalahan Rashford berawal ketika ia tersisih dari rencana Ruben Amorim. Pada November 2024, Rashford sempat mencetak gol pertamanya di era pelatih Portugal tersebut, namun hubungannya dengan Amorim kemudian memburuk. Februari lalu, United memutuskan meminjamkan Rashford ke Aston Villa setelah ia tidak lagi menjadi pilihan utama.
Amorim menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah masalah pribadi.
“Tim kami seharusnya jauh lebih baik dengan Rashford. Tapi dia harus berubah,” ujar Amorim.
“Jika dia berubah, kami akan sangat senang memainkan talenta seperti Rashford. Kami membutuhkannya.”
Pelatih Portugal ini menambahkan bahwa standar yang diterapkan pada Rashford sama seperti semua pemain lain, tanpa pengecualian.
Bangkit di Aston Villa, Lanjut ke Barcelona
Di Aston Villa, Rashford menunjukkan kebangkitan performa. Dalam 17 penampilan, ia berhasil mencatatkan 10 kontribusi gol, membuktikan kualitasnya sebagai penyerang yang dapat diandalkan. Meskipun demikian, Amorim tetap menilai Rashford tidak sesuai dengan filosofi bermain yang ia terapkan di United.
“Saya tidak bisa membuat Marcus memahami cara bermain dan berlatih sepak bola seperti yang saya inginkan. Terkadang satu pemain bisa sangat cocok dengan satu pelatih, tapi berbeda dengan pelatih lainnya,” ungkap Amorim.
Setelah masa peminjaman di Villa berakhir, Rashford bergabung dengan Barcelona pada musim panas dengan status pinjaman hingga akhir musim. Kesepakatan ini menyertakan opsi pembelian permanen senilai £26 juta atau sekitar Rp520 miliar.
Keinginan Bertahan di Barcelona dan Ketidakpastian Transfer
Marcus Rashford secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menetap di Barcelona. Dalam wawancara dengan ESPN pada Oktober lalu, ia mengungkapkan:
“Ya, tentu saja. Saya menikmati klub ini. Barcelona adalah salah satu klub terpenting dalam sejarah sepak bola. Bagi pemain, ini adalah sebuah kehormatan.”
Ia menegaskan kembali keinginannya kepada Sport bulan lalu, dengan tujuan akhir bertahan di Catalunya dan menjuarai gelar bersama klub. Namun, laporan Mundo Deportivo menyebutkan opsi pembelian permanen belum pasti diaktifkan. Barcelona berpotensi menegosiasikan harga lebih rendah dari kesepakatan awal akibat keterbatasan finansial, meski pihak klub percaya Rashford kemungkinan besar menolak tawaran dari klub lain.
Dengan kepergian Ruben Amorim dari Manchester United, peluang Rashford kembali ke Old Trafford kini terbuka. Dinamika ini bisa memengaruhi keputusan sang pemain antara bertahan di Barcelona atau kembali ke klub yang membesarkannya.
Jejak Panjang Marcus Rashford Bersama Manchester United

Rashford adalah produk akademi Manchester United yang memulai debut tim utama pada Februari 2016. Sejak itu, ia telah mencatat 138 gol dari 426 penampilan. Prestasinya turut membantu United meraih dua Piala FA, dua Piala Liga, serta satu Liga Europa pada 2017.
Kepergiannya untuk sementara waktu melalui peminjaman sebenarnya bukan hal yang aneh, namun pemisahan dengan pelatih utama dapat mengurangi kontinuitas kariernya di klub.
Peluang Baru untuk Manchester United
Pemecatan Amorim bisa menjadi momentum bagi Manchester United untuk memperbaiki hubungan dengan Rashford. Mengabaikan pemain yang lahir dari akademi dan terbukti berkontribusi di level tertinggi hanya karena perbedaan filosofi pelatih adalah kerugian yang tidak seharusnya terjadi.
Jika Rashford akhirnya memilih meninggalkan United secara permanen, hal itu lebih mencerminkan kegagalan manajemen dalam menjaga aset internal, bukan sekadar keputusan teknis di lapangan. Pemulihan hubungan ini penting bagi masa depan tim, baik untuk performa jangka pendek maupun reputasi klub sebagai rumah bagi talenta lokal.
Rashford kini menghadapi pilihan penting: tetap mengejar mimpi di Barcelona atau kembali memperkuat Manchester United yang kini sedang mencari arah baru pasca pemecatan Amorim. Keputusan ini akan menjadi babak baru bagi kariernya dan masa depan Setan Merah.
Meta Deskripsi
Kepergian Ruben Amorim membuka peluang Marcus Rashford kembali ke Manchester United. Meski sempat dipinjamkan ke Aston Villa dan Barcelona, masa depan Rashford kini penuh ketidakpastian dan bisa memengaruhi kariernya di Old Trafford.
Keyword
- Marcus Rashford
- Manchester United
- Ruben Amorim
- Masa depan Rashford
- Transfer Rashford
- Pinjaman Rashford
- Rashford ke Barcelona
- Old Trafford
- Berita sepak bola Inggris
- Karier Marcus Rashford
