Divock Origi resmi berstatus bebas transfer setelah mencapai kesepakatan pemutusan kontrak dengan AC Milan. Keputusan ini muncul di saat Liverpool menghadapi krisis striker pasca cedera Alexander Isak. Dengan bursa transfer Januari segera dibuka, spekulasi soal kembalinya Origi ke Anfield pun mulai menguat.
Cedera Isak Mengancam Lini Depan Liverpool
Alexander Isak menjadi sorotan setelah mengalami cedera parah dalam laga Liverpool melawan Tottenham Hotspur yang berakhir 2-1. Striker asal Swedia itu mengalami patah tulang kaki akibat tekel keras dari Micky van de Ven. Insiden ini membuat Isak harus menjalani operasi dan dipastikan absen selama beberapa bulan.
Arne Slot, manajer Liverpool, menyatakan kekecewaannya secara terbuka. “Ini cedera jangka panjang. Beberapa bulan. Kekecewaan besar, bukan hanya untuk dia, tapi juga untuk kami,” ujarnya.
Kehilangan Isak jelas menjadi pukulan telak bagi Liverpool. Dengan opsi striker utama berkurang, tekanan untuk segera menemukan pengganti terasa mendesak, terutama menjelang jendela transfer musim dingin.
Divock Origi Resmi Lepas dari AC Milan
Situasi Origi di AC Milan memang sudah menurun drastis. Sejak bergabung pada 2022 setelah kontraknya habis di Liverpool, Origi hanya mencatat 36 penampilan dengan dua gol. Masa peminjamannya ke Nottingham Forest di Premier League juga kurang impresif, dengan hanya satu gol dari 22 pertandingan.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Origi telah menyelesaikan proses pemutusan kontrak dengan Milan. Artinya, mulai Januari mendatang, penyerang Belgia berusia 30 tahun itu bisa direkrut klub mana pun tanpa biaya transfer.
Keputusan Milan memutus kontrak Origi menjadi penutup babak sulit sang pemain di Italia, sekaligus membuka peluang untuk kembali ke Premier League, tempat ia pernah mencatat momen-momen legendaris bersama Liverpool.
Warisan Tak Terlupakan Origi di Anfield
Nama Divock Origi tetap memiliki tempat spesial di hati penggemar Liverpool. Ia dikenal sebagai “pahlawan momen besar” dengan gol-gol penentu di laga penting. Salah satunya adalah gol di menit ke-96 derby Merseyside 2018, yang membawa Liverpool meraih kemenangan dramatis.
Puncaknya tentu terjadi di Liga Champions 2018/19. Origi mencetak dua gol krusial melawan Barcelona di semifinal, termasuk gol dari skema “corner cepat” yang fenomenal. Di final melawan Tottenham Hotspur, Origi kembali mencetak gol dan memastikan Liverpool meraih trofi keenam Liga Champions.
Momen-momen ini membuat nama Origi abadi di Anfield, sehingga kembalinya ia ke Liverpool terdengar seperti kisah romantis yang diimpikan banyak suporter.
Liverpool Masih Menahan Langkah di Bursa Transfer
Meski krisis striker terjadi, Liverpool belum memastikan langkah konkret di bursa transfer Januari. Arne Slot menekankan fokus jangka pendek pada pertandingan yang akan datang. “Pikiran saya hanya tertuju pada dua laga ke depan. Ini saatnya pemain dan fans menyingsingkan lengan baju untuk saling membantu,” ujarnya.
Namun, dengan opsi bebas transfer seperti Origi tersedia, spekulasi kembalinya ia ke Anfield tentu sulit dihindari. Klub dapat memperoleh striker berpengalaman tanpa biaya tambahan, sebuah solusi sementara di tengah situasi darurat.

Kembalinya Origi: Romantis atau Realistis?
Secara emosional, kembalinya Origi ke Liverpool terdengar ideal. Ia memahami atmosfer Anfield, tahu tekanan yang ada, dan punya rekam jejak tampil di momen besar. Dalam kondisi darurat, ia bisa menjadi opsi jangka pendek yang minim risiko finansial.
Namun, secara realistis, performa Origi dalam dua musim terakhir sulit diabaikan. Liverpool harus menilai kebutuhan taktis dan kebugaran jangka panjang, bukan sekadar nostalgia. Keputusan untuk merekrut Origi seharusnya didasarkan pada strategi tim, bukan hanya kenangan masa lalu.
Kesimpulan
Divock Origi kini menjadi sosok yang paling mungkin dihubungkan dengan solusi darurat lini depan Liverpool. Namun, keputusan kembali ke Anfield harus mempertimbangkan aspek performa, kebugaran, dan kebutuhan tim secara menyeluruh. Fans tentu berharap, apapun pilihannya, Liverpool tetap mampu bersaing di papan atas Premier League musim ini.
Meta Deskripsi:
Divock Origi resmi meninggalkan AC Milan dan berstatus bebas transfer. Liverpool menghadapi krisis striker pasca cedera Alexander Isak. Artikel ini membahas peluang kembalinya Origi ke Anfield, warisan legendarisnya, dan pertimbangan realistis klub dalam menghadapi bursa transfer Januari.
Keyword:
- Divock Origi
- Liverpool striker Januari
- Origi kembali Liverpool
- Krisis striker Liverpool
- Alexander Isak cedera
- Bursa transfer Januari Premier League
- Pemain bebas transfer
- Liverpool opsi striker darurat
- Legenda Anfield
- Transfer Premier League
