Chelsea berada di ambang perubahan besar setelah memutuskan untuk bergerak cepat mencari pelatih kepala baru. Nama Liam Rosenior kini menjadi sorotan utama setelah proses pencarian pengganti Enzo Maresca memasuki tahap akhir. Pelatih asal Inggris tersebut disebut telah tiba di London dan siap menjalani wawancara resmi dalam waktu dekat, sebuah sinyal kuat bahwa era baru di Stamford Bridge segera dimulai.
Keputusan Chelsea berpisah dengan Enzo Maresca di tengah musim tidak diambil secara impulsif. Perselisihan internal dengan manajemen membuat klub membutuhkan figur baru yang dinilai mampu menstabilkan ruang ganti sekaligus menghadirkan arah taktik yang jelas. Dalam konteks inilah, Liam Rosenior muncul sebagai kandidat terkuat.
Chelsea Selangkah Lagi Mengumumkan Pelatih Baru
Proses penunjukan pelatih anyar Chelsea berjalan sangat intens. Klub ingin memastikan transisi berjalan mulus tanpa mengganggu stabilitas tim yang tengah berjuang memperbaiki performa kompetitif di semua ajang.
Proses Wawancara Tinggal Formalitas
Kedatangan Liam Rosenior ke London disebut sebagai bagian krusial dari tahap akhir negosiasi. Wawancara resmi dijadwalkan berlangsung dalam 24 jam ke depan waktu setempat, namun optimisme di internal klub sudah terasa sejak awal. Chelsea menilai visi kepelatihan Rosenior selaras dengan proyek jangka menengah yang sedang dibangun.
Manajemen klub berharap keputusan final bisa diambil secepat mungkin agar pelatih baru memiliki waktu adaptasi yang cukup sebelum jadwal padat kompetisi kembali bergulir.
Kendala Administratif dari Strasbourg
Satu-satunya faktor yang menahan pengumuman resmi adalah situasi di klub Rosenior saat ini, Strasbourg. Klub Prancis tersebut masih menyusun rencana suksesi agar transisi kepelatihan berjalan tertib. Setelah pengganti disiapkan, proses pelepasan Rosenior diyakini akan berlangsung tanpa hambatan berarti.
Profil dan Latar Belakang Liam Rosenior

Liam Rosenior lahir di London pada 9 Juli 1984 dan kini berusia 41 tahun. Ia dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktik modern serta kemampuan komunikasi yang kuat terhadap pemain muda. Lisensi kepelatihan lengkap yang dimilikinya menjadi modal penting untuk menangani klub sebesar Chelsea.
Rekam Jejak Musim 2025/26
Pada musim 2025/26, Rosenior mencatat performa cukup konsisten bersama timnya. Dari total 26 pertandingan di semua kompetisi, ia mengoleksi 14 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Catatan tersebut menghasilkan 47 poin dengan rata-rata 1,81 poin per pertandingan, sebuah angka yang mencerminkan stabilitas kinerja tim.
Tantangan Berat di Ligue 1
Di ajang Ligue 1, Rosenior menghadapi persaingan ketat. Dari 17 laga, timnya meraih tujuh kemenangan, tiga imbang, dan tujuh kekalahan. Total 24 poin dengan PPM 1,41 menunjukkan bahwa kompetisi domestik Prancis menjadi ujian terberat dalam perjalanannya musim ini.
Dominasi di Kompetisi Eropa
Performa paling meyakinkan justru hadir di UEFA Conference League. Dari enam pertandingan utama, tim asuhannya meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang tanpa kekalahan. Raihan 16 poin dengan PPM 2,67 menegaskan kapasitas Rosenior dalam meracik strategi efektif di level Eropa. Pada fase kualifikasi, dua laga tambahan menghasilkan satu kemenangan dan satu imbang.
Filosofi Taktik dan Formasi Andalan
Ciri khas utama Liam Rosenior terletak pada penggunaan formasi 3-4-2-1. Skema ini menitikberatkan keseimbangan antara soliditas pertahanan dan fleksibilitas serangan.
Dua gelandang serang di belakang penyerang utama berperan sebagai penghubung antar lini, sementara empat pemain tengah menjaga intensitas pressing dan transisi cepat. Dengan rata-rata masa jabatan 1,11 tahun, Rosenior dikenal sebagai pelatih yang langsung bekerja efektif sejak awal. Jika resmi ditunjuk, Chelsea berpotensi memasuki fase taktik baru yang lebih terstruktur dan dinamis.
Meta Deskripsi:
Chelsea semakin dekat menunjuk Liam Rosenior sebagai pelatih kepala baru setelah proses wawancara resmi dijadwalkan berlangsung di London. Pelatih asal Inggris berusia 41 tahun ini mencuri perhatian berkat konsistensi performa musim 2025/26, catatan positif di kompetisi Eropa, serta penerapan formasi andalan 3-4-2-1 yang menekankan keseimbangan lini tengah dan fleksibilitas serangan. Penunjukan Rosenior berpotensi menjadi awal era baru Chelsea di Stamford Bridge dengan pendekatan taktik modern dan terstruktur.
Keyword:
- Liam Rosenior
- pelatih Chelsea
- calon pelatih Chelsea
- Chelsea pelatih baru
- formasi 3-4-2-1 Chelsea
- strategi Liam Rosenior
- profil Liam Rosenior
- Chelsea musim 2025/26
- taktik Chelsea terbaru
- manajer baru Chelsea
