Leeds United kembali menegaskan ambisinya di kasta tertinggi sepak bola Inggris — Premier League — pada musim 2025–26 dan berlanjut hingga 2026, dengan komposisi skuad yang makin matang dan perpaduan antara pengalaman serta talenta muda. Setelah promosi dari Championship di musim sebelumnya, klub yang bermarkas di Elland Road ini mengubah pendekatan transfernya: dari sekadar bertahan di papan atas menjadi membangun tim dengan potensi jangka panjang.

Strategi Transfer Leeds United: Memperkuat Semua Lini

Leeds United melakukan aktivitas transfer yang cukup signifikan selama bursa musim panas 2025 dan Januari 2026. Fokus utama klub adalah memperkuat lini belakang, lini tengah yang dinamis, serta menambah daya gedor di lini serang untuk menghadapi intensitas Premier League.

Beberapa pemain baru yang masuk skuad Leeds United pada musim ini antara lain:

  • Lukas Nmecha – Penyerang asal Jerman yang datang sebagai free transfer dari VfL Wolfsburg. Dia diharapkan menjadi ujung tombak tim dan memberikan kontribusi gol penting.
  • Jaka Bijol – Bek tengah Slovenia yang dibeli dari Udinese untuk menambah kedalaman lini pertahanan.
  • Sebastiaan Bornauw – Bek Belgia yang juga memperkuat sektor belakang tim.
  • Gabriel Gudmundsson – Bek kiri dari Lille yang menawarkan opsi serangan dan stabilitas di sisi kiri.
  • Sean Longstaff – Gelandang tengah berpengalaman yang direkrut dari Newcastle United untuk menambah kualitas di lini tengah.
  • Anton Stach – Gelandang Jerman yang dikenal agresif dalam duel dan membantu transisi serangan.
  • Lucas Perri – Penjaga gawang asal Brasil dari Lyon, menggantikan peran yang ditinggalkan Illan Meslier yang kemungkinan besar akan hengkang.
  • Dominic Calvert-Lewin – Penyerang Inggris yang gabung secara gratis, memberikan pilihan lain di lini depan.
  • Noah Okafor – Winger/penyerang asal Swiss dari AC Milan yang menambah dimensi serangan.
  • James Justin – Bek kanan berpengalaman dari Leicester City memperkuat sisi pertahanan.
  • Leonard Ngenge – Bek muda dari Nigeria yang direkrut pada Januari 2026, menunjukkan Leeds tak hanya melihat pemain established, tetapi juga talenta masa depan.

Formasi Taktis dan Pilar Inti Leeds United di Musim 2025–26/2026

Pelatih Daniel Farke memilih formasi yang fleksibel untuk menghadapi tuntutan Premier League. Meski tak menutup kemungkinan variasi taktik, klub acapkali menggunakan bentuk 4‑2‑3‑1 atau 3‑5‑2 tergantung lawan.

1. Penjaga Gawang dan Lini Belakang

  • Lucas Perri (GK) – Masuk sebagai pilihan utama di bawah mistar, menggantikan Meslier, Perri memiliki refleks yang baik serta pengalaman kompetitif di Ligue 1 sebelum pindah ke Leeds.
  • James Justin (RB) – Eksekutor di flank kanan; kombinasi pertahanan solid dan dukungan serangan.
  • Pascal Struijk (CB) – Kapten dan figur sentral di jantung pertahanan. Pengalamannya serta insting kepemimpinan jadi modal penting Leeds.
  • Joe Rodon (CB) – Bek berpengalaman yang menjadi tandem stabil untuk Struijk.
  • Gabriel Gudmundsson (LB) – Bek kiri baru yang cepat dan mampu membantu serangan lewat overlapping.

2. Gelandang Tengah: Dinamis dan Serba Bisa

  • Sean Longstaff (CM) – Jantung lini tengah Leeds, bertugas sebagai pengatur tempo dan pemecah serangan lawan.
  • Anton Stach (CM) – Gelandang pekerja keras yang membantu pressing dan transisi tim.

3. Sayap dan Kreativitas di Garis Serang

  • Brenden Aaronson (AM/LW) – Kreatif dan agresif, Aaronson memegang peran penting dalam penghubung lini tengah ke depan.
  • Noah Okafor (RW) atau Wilfried Gnonto (RM) – Kedua winger ini memberikan opsi serangan melalui kecepatan dan kemampuan mengacak pertahanan lawan.
  • Joël Piroe (CF) – Striker serbaguna yang tak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi kreator dalam serangan.
  • Lukas Nmecha (ST) – Ujung tombak utama, diproyeksikan sebagai pencetak gol reguler dan ancaman di kotak penalti.

Peran Pemain Leeds United Internasional

Skuad Leeds United tak hanya kuat di level klub tetapi juga berpengalaman di panggung internasional. Klub memiliki banyak pemain yang dipanggil timnas negara masing‑masing, termasuk Ethan Ampadu (Wales), Joe Rodon (Wales), Brenden Aaronson (USA), dan lainnya yang memperkuat reputasi internasional klub.


Evaluasi dan Harapan di Tahun 2026

Sejauh ini, Leeds United menunjukkan progres yang menjanjikan di musim 2025–26 yang berlanjut ke 2026. Walau tantangan Premier League sangat berat — termasuk persaingan ketat untuk menjauh dari zona degradasi — klub tampil kompetitif dengan kombinasi pemain pengalaman dan talenta muda. Farke kerap memutar taktik dan memaksimalkan potensi skuad untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas pertahanan, kreativitas lini tengah, serta efektivitas serangan.

Dengan struktur tim utama yang kini lebih matang dan beragam, Leeds United diproyeksikan bukan sekadar tim promosi yang bertahan, melainkan tim yang punya karakter dan aspirasi jangka panjang di Premier League Inggris. Pengalaman pemain baru—ditambah dukungan pilar inti—memberikan Leeds fondasi kuat menuju masa depan yang lebih stabil dan kompetitif.