Manchester United kembali gagal mencatatkan kemenangan beruntun setelah hanya bermain imbang 1-1 kontra West Ham. Hasil ini bukan cuma menyisakan rasa frustrasi bagi skuad, tetapi juga memperpanjang “penantian panjang” seorang pendukung fanatik Setan Merah, Frank Ilett.

Pria berusia 29 tahun yang dikenal lewat akun The United Strand itu tengah menjalani tantangan unik: ia berjanji tidak akan memotong rambutnya hingga Manchester United mampu mencatat lima kemenangan berturut-turut di semua ajang.

Frank, yang kini menetap di Spanyol, menayangkan laga tersebut melalui siaran langsung watch-along di platform Kick. Ia berharap duel melawan West Ham menjadi kemenangan kelima yang sekaligus mengakhiri tantangannya yang sudah berjalan hampir 500 hari.

Nyaris Tuntas, Gagal di Ujung Laga

Namun kenyataan berkata lain. West Ham lebih dulu unggul lewat Tomas Soucek. MU baru mampu menyamakan skor di masa tambahan waktu melalui gol Benjamin Sesko. Hasil akhir 1-1 membuat United kembali gagal menyempurnakan rangkaian kemenangan.

Di akhir siaran yang sempat ditonton hingga 265 ribu orang secara bersamaan, Frank tampak menunduk sambil menutup wajahnya dengan tangan. Rasa kecewa jelas terlihat.

Ketika ditanya apakah ia akan menghentikan tantangan tersebut dan akhirnya memangkas rambutnya, Frank menjawab tegas bahwa ia belum menyerah. Ia merasa sudah terlalu jauh melangkah untuk mundur sekarang.

Hari ke-494 dan Tetap Optimistis

Memasuki hari ke-494 tanpa potong rambut, Frank kembali memperbarui kondisinya lewat Instagram, tempat ia memiliki sekitar 1,5 juta pengikut.

“Hari ke-494 tanpa potong rambut sampai Manchester United meraih lima kemenangan beruntun,” tulisnya.

Meski gagal meraih kemenangan, ia tetap mencoba memandang situasi dari sisi positif. Menurutnya, performa tim sebenarnya menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam beberapa laga terakhir.

Kesempatan berikutnya untuk mengakhiri tantangan itu akan datang pada 20 Maret. Namun syaratnya berat: tim asuhan Michael Carrick harus menyapu bersih lima pertandingan berikutnya, yakni melawan Everton (tandang), Crystal Palace (kandang), Newcastle (tandang), Aston Villa (kandang), dan Bournemouth (tandang).

Di balik aksi nyentriknya, Frank membawa tujuan sosial. Ia menggalang dana untuk dua lembaga amal, Mind UK dan Little Princess Trust. Rambutnya nantinya akan disumbangkan setelah mencapai panjang minimal 25 sentimeter.

Sejauh ini, dana yang berhasil dikumpulkan telah mencapai sekitar 7.500 poundsterling. Sejak awal, ia memang berniat mendonasikan rambutnya untuk membantu anak-anak yang membutuhkan wig akibat kondisi medis tertentu.

Bukan Sekadar Sensasi, Ada Misi Amal

Meski banyak mendapat dukungan, tidak semua penggemar MU sepakat dengan aksinya. Sebagian menganggap tantangan tersebut justru memperlihatkan kemunduran klub. Bahkan, pada September lalu, ia sempat mendapat perlakuan kasar dari seorang suporter saat laga melawan Chelsea di Old Trafford. Pelaku akhirnya dilaporkan mendapat larangan dari klub.

Frank mengaku sebagian besar interaksi yang ia terima bersifat positif. Namun ia menyadari bahwa selalu ada segelintir pihak yang bisa merusak suasana.

Ia menegaskan bahwa tantangan ini tidak pernah dimaksudkan untuk menyindir performa Manchester United. Baginya, ini hanyalah cara menyebarkan humor dan semangat positif di tengah masa sulit.

Ia pun tak menyangka tantangan tersebut akan berlangsung selama ini. Yang jelas, ia berharap periode kemenangan itu segera datang—mungkin tak ada yang lebih ingin melihat MU menang lima kali beruntun selain dirinya sendiri.