Neymar Jr. adalah salah satu pemain sepak bola paling berbakat yang pernah dimiliki Brasil. Sejak debutnya di tim nasional, ia telah menjadi pusat permainan, ikon publik, dan penentu hasil di banyak pertandingan penting. Namun, menjelang Piala Dunia 2026, muncul pertanyaan besar di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola: di manakah Neymar akan bermain? Apakah ia masih akan menjadi motor serangan utama Brasil, atau perannya akan berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman?

Pertanyaan ini semakin menarik karena karier telah mengalami berbagai fase, termasuk cedera serius, kepindahan klub, dan perubahan gaya bermain. Artikel ini akan membahas posisi potensial Neymar, perannya di tim, serta faktor yang memengaruhi keputusan taktis pelatih Brasil menjelang Piala Dunia 2026.

Perjalanan Karier Neymar Menjelang 2026

Neymar Dari Sayap Menjadi Playmaker

Pada awal kariernya, Neymar dikenal sebagai winger kiri cepat, kreatif, dan eksplosif. Ia sering menusuk dari sisi kiri, menggiring bola melewati lawan, dan mencetak gol spektakuler. Namun, dengan bertambahnya usia, peran itu perlahan berubah. kini lebih sering bermain sebagai playmaker, berada di area tengah untuk mengatur serangan.

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Mobilitasnya mungkin sedikit menurun karena cedera yang pernah dialami, tetapi visi bermain, kontrol bola, dan kreativitasnya justru semakin matang. Neymar kini lebih sering terlibat dalam membangun permainan daripada sekadar menyelesaikan peluang.

Peran ini membuatnya tetap relevan di usia 30-an, seperti halnya Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang juga mengubah gaya bermain di penghujung karier.

Pengaruh Neymar Pengalaman Internasional

Neymar memiliki jam terbang tinggi di turnamen besar: Olimpiade, Copa America, hingga beberapa edisi Piala Dunia. Pengalaman ini menjadikannya sosok pemimpin di lapangan. Bagi skuad Brasil yang dipenuhi pemain muda berbakat, kehadiran dapat menjadi penyeimbang antara pengalaman dan energi baru.

Karena itu, meskipun bukan lagi pemain tercepat di lapangan, kontribusinya tetap besar dalam bentuk assist, visi taktik, dan ketenangan dalam situasi krusial.

Di Posisi Mana Neymar Akan Bermain?

Opsi Pertama: Playmaker / Attacking Midfielder (No. 10)

Posisi paling ideal untuk Neymar di Piala Dunia 2026 adalah gelandang serang tengah atau nomor 10. Dari posisi ini, ia bisa:

  • Mengatur ritme permainan
  • Memberikan umpan terobosan
  • Menghubungkan lini tengah dengan lini depan
  • Melepaskan tembakan dari luar kotak penalti

Dengan peran ini, tidak perlu terlalu sering sprint atau menempuh jarak jauh seperti winger. Sebaliknya, ia fokus pada kreativitas dan kecerdasan membaca permainan.

Banyak pelatih modern menempatkan pemain teknis terbaik mereka di area tengah, dan cocok dengan konsep ini.

Opsi Kedua: Winger Kiri yang Lebih Taktis

Pilihan lain adalah tetap menempatkan di sayap kiri, tetapi dengan peran lebih taktis. Ia bisa bergerak bebas ke tengah, menjadi false winger, atau membantu membangun serangan.

Namun, opsi ini sangat bergantung pada kondisi fisiknya. Jika ia dalam kondisi prima, masih mampu menjadi ancaman dari sisi lapangan.

Opsi Ketiga: False 9

Pilihan yang lebih eksperimental adalah menjadikannya false 9, yaitu penyerang tengah yang lebih banyak turun ke lini tengah. Peran ini mirip dengan yang pernah dimainkan Messi di Barcelona.

Keuntungannya:

  • Neymar mendapat kebebasan bergerak
  • Penyerang sayap bisa menusuk ke kotak penalti
  • Brasil bermain lebih fleksibel

Namun, ini hanya mungkin jika pelatih yakin lini depan tetap produktif tanpa striker tradisional.

Faktor-Faktor yang Akan Menentukan Peran Neymar

Kondisi Fisik dan Kebugaran

Hal terpenting adalah kesehatan Neymar. Riwayat cederanya cukup panjang, sehingga tim medis dan pelatih harus mempertimbangkan intensitas permainan yang sesuai. Jika ia fit, ia tetap menjadi pemain inti. Jika tidak, perannya mungkin lebih terbatas.

Strategi Pelatih Brasil

Pelatih akan melihat:

  • Lawan yang dihadapi
  • Formasi tim
  • Keseimbangan serangan dan bertahan

Jika Brasil mengutamakan penguasaan bola, cocok sebagai playmaker. Jika tim bermain cepat lewat sayap, ia mungkin kembali ke posisi winger.

Generasi Pemain Muda Brasil

Brasil kini memiliki banyak talenta muda. Kehadiran pemain seperti Vinícius Jr., Rodrygo, atau bintang baru lainnya dapat memengaruhi posisi . Ia kemungkinan akan menjadi pusat kreativitas, sementara pemain muda bertugas menjaga kecepatan serangan.

Apakah Neymar Masih Akan Menjadi Pemain Kunci?

Pengalaman Tidak Tergantikan

Meski usianya tidak lagi muda, pengalaman tetap sangat penting. Di turnamen besar, pemain berpengalaman sering menjadi pembeda—bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti.

Peran sebagai Pemimpin

Selain kontribusi teknis, Neymar juga memiliki peran emosional dan psikologis bagi tim. Ia adalah simbol ambisi Brasil untuk kembali merebut gelar juara dunia.

Kesimpulan: Neymar Tetap Pusat Permainan Brasil

Menjelang Piala Dunia 2026, posisi paling ideal bagi adalah sebagai playmaker atau gelandang serang tengah. Dari posisi ini, ia bisa mengoptimalkan kreativitas tanpa terbebani tuntutan fisik berlebih. Namun, fleksibilitas tetap ada—ia bisa bermain sebagai winger kiri atau bahkan false 9 jika diperlukan.

Satu hal yang tampak jelas: selama Neymar masih fit dan tersedia, ia hampir pasti menjadi bagian penting dari skuad Brasil. Para penggemar pun berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi panggung bagi untuk menorehkan sejarah baru dalam karier gemilangnya.