Pertandingan tunda pekan ke-8 BRI Super League musim 2025/2026 menghadirkan duel sengit antara Persija Jakarta dan Bhayangkara FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada Senin malam, 29 Desember 2025. Laga ini menjadi momentum penting bagi Persija untuk menutup tahun dengan kemenangan berharga. Benar saja, Macan Kemayoran sukses mengemas tiga poin penuh lewat kemenangan meyakinkan 3-0. Selain memastikan posisi kembali di papan atas, kemenangan ini juga semakin mendekatkan Persija dengan pemuncak klasemen.

Dengan raihan tiga poin, Persija kini mengoleksi 32 poin dan menempati peringkat ketiga. Tim kebanggaan ibu kota itu hanya terpaut dua angka dari Persib Bandung dan Borneo FC yang berada di posisi satu dan dua. Sementara bagi Bhayangkara FC, kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka menjadi empat laga tanpa kemenangan, dan kini terpuruk di urutan ke-10 klasemen dengan 19 poin.


Persija Kembali Menekan Papan Atas

Persija tampil percaya diri sejak menit pertama. Dukungan penuh suporter di SUGBK menjadi bahan bakar tambahan untuk skuad asuhan pelatih Paulo Farias. Dominasi mereka terlihat jelas dari penguasaan bola yang mencapai sekitar 70 persen di babak pertama. Konsistensi dalam mengalirkan bola dari lini belakang, kreativitas gelandang, serta agresivitas lini depan menjadi kunci tekanan yang membuat Bhayangkara FC kesulitan keluar dari tekanan.

Situasi krusial hadir di penghujung babak pertama. Kesalahan yang dilakukan bek Bhayangkara, Nehar Sadiki, di kotak terlarang membuat wasit tak ragu memberikan hadiah penalti. Allano, yang dipercaya sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik pada menit 45+5. Eksekusi tenang ke sisi kiri gawang menjadi pembuka jalan bagi Persija untuk menguasai pertandingan lebih jauh. Skor 1-0 menutup babak pertama.

Bhayangkara

Dominasi Babak Pertama: Tekanan Tak Berhenti

Sebelum penalti tercipta, Persija sudah menciptakan beberapa peluang matang. Fabio Calonego sempat melepaskan tendangan keras dari jarak jauh pada menit ke-31, yang masih mampu ditepis kiper Aqil Savik. Satu menit berselang, giliran Bruno Tubarao mengancam melalui tusukan dari sisi kiri, namun masih belum menemui target. Peluang-peluang tersebut menjadi bukti tingginya intensitas serangan Persija sejak awal laga.


Gol Bunuh Diri dan Tendangan Spektakuler: Babak Kedua Jadi Milik Persija

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC mencoba meningkatkan tempo permainan dengan melakukan perubahan formasi. Namun, pertahanan solid Persija yang dikawal Thales Lira, Jordi Amat, dan Dony Tri Pamungkas membuat upaya serangan mereka selalu terhenti sebelum mencapai kotak penalti Carlos Eduardo.

Justru Persija yang kembali mencetak gol melalui situasi tak terduga. Pada menit ke-62, Putu Gede yang berusaha mengantisipasi umpan silang dari sisi kanan, justru salah mengarahkan bola ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat skor berubah menjadi 2-0 dan semakin mematahkan semangat Bhayangkara FC untuk bangkit.

Tak berhenti sampai di situ, Macan Kemayoran menutup kemenangan dengan gol ketiga yang tercipta pada menit ke-78. Jordi Amat menyambut bola liar dari luar kotak penalti dan melepaskan tendangan keras yang meluncur deras ke pojok gawang Bhayangkara FC. Tendangan spekatuler ini disambut sorakan ribuan Jakmania yang membanjiri stadion.


Bhayangkara FC Terpuruk, Persija Melaju

Secara keseluruhan, Bhayangkara FC benar-benar kesulitan mengembangkan permainan. Minimnya kreativitas di lini tengah dan mandulnya penyerang membuat peluang mereka hampir tak terlihat sepanjang laga. Upaya individu dari Dendy Sulistyawan dan Ryan Kurnia tak cukup mengancam gawang Persija yang tampil sangat disiplin.

Sebaliknya, kemenangan ini semakin mempertegas ambisi Persija untuk merebut puncak klasemen. Dengan jarak hanya dua poin dari Persib Bandung dan Borneo FC, peluang masih sangat terbuka menuju paruh musim.


Susunan Pemain

Persija Jakarta:
Carlos Eduardo, Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, Thales Lira, Rizky Ridho, Fabio Calonego, Van Basty, Bruno Tubarao, Maxwell Souza, Eksel Runtukahu, Allano Brendon.

Bhayangkara FC:
Aqil Savik, Firza Andika, I Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Vinicius Leonardo, Christian Ilic, Moises Wolschick, Dendy Sulistyawan, Frengky Missa, Ryan Kurnia.


Dengan kemenangan ini, Persija Jakarta menutup tahun 2025 dengan optimisme tinggi dan keyakinan besar untuk terus menekan pemuncak klasemen dan menjaga asa menjadi juara BRI Super League musim ini. Macan Kemayoran telah mengaum, dan pesaing mereka kini harus lebih waspada.

Meta Deskripsi

Meta Deskripsi

Persija Jakarta meraih kemenangan penting 3-0 atas Bhayangkara FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Gol Allano, bunuh diri Putu Gede, dan tendangan Jordi Amat memastikan Macan Kemayoran kembali ke peringkat tiga, hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen.


Keyword

  • Persija vs Bhayangkara FC
  • Hasil Persija Jakarta
  • Skor akhir Persija
  • BRI Super League 2025
  • Macan Kemayoran
  • Peringkat klasemen Persija
  • Jordi Amat gol
  • Allano penalti Persija
  • Bhayangkara FC kalah
  • Live score Persija
  • Stadion Utama Gelora Bung Karno
  • Berita Liga Indonesia
  • Hasil pertandingan liga 1
  • Bhayangkara FC tren negatif
  • Paulo Farias Persija