Pertandingan antara Olympique de Marseille dan Liverpool FC pada 21 Januari 2026 menjadi salah satu duel paling dinanti di fase grup UEFA Champions League 2025/26. Laga ini tidak hanya penting untuk menentukan perolehan poin, tetapi juga memperlihatkan perbedaan filosofi bermain antara dua pelatih dan identitas klub besar Eropa. Marseille tampil sebagai tuan rumah di Orange Vélodrome, sedangkan Liverpool datang dengan tekanan besar untuk meraih kemenangan guna menjaga peluang lolos langsung ke babak last 16.


Latar Belakang Pertandingan

Laga ini krusial bagi kedua tim di klasemen grup. Liverpool berada dalam posisi yang relatif kuat dengan 12 poin, sejajar dengan klub-klub besar lain, namun belum aman dari ancaman turun ke playoff jika gagal memaksimalkan sisa pertandingan. Sementara itu, Marseille berjuang untuk memperkuat posisinya dan menjaga peluang lolos dengan performa di kandang sendiri yang kerap produktif.

Marseille dikenal memiliki atmosfer kandang yang berat bagi tamu, dengan pendukung yang selalu memadati Vélodrome dan menciptakan tekanan sejak peluit pertama. Liverpool, di sisi lain, tengah mengalami periode yang kurang konsisten — terutama di kompetisi domestik Inggris — namun tetap menunjukkan ketangguhan dalam laga Eropa.

Statistik sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan Liverpool sedikit lebih unggul dengan 3 kemenangan dari 6 pertemuan, sedangkan Marseille berhasil menang dua kali dan satu laga berakhir seri. Pertemuan di masa lalu mencerminkan keseimbangan yang menarik meskipun Liverpool memiliki rekor sedikit lebih kuat secara keseluruhan.


Analisis Taktik dan Formasi

Strategi Marseille

Marseille kemungkinan besar akan memakai formasi 4-2-3-1 dengan penekanan pada transisi cepat dan fleksibilitas serangan. Pelatih Marseille mendorong timnya untuk bermain dengan ritme tinggi, berani menekan lini tengah lawan dan menciptakan peluang dari umpan vertikal serta kombinasi cepat di area penalti.

Keunggulan tuan rumah adalah volume serangan yang tinggi, dengan rata-rata lebih dari 18 tembakan per pertandingan dalam beberapa penampilan terakhir, serta konversi peluang yang baik berkat pemain seperti Mason Greenwood yang sedang on-fire. Marseille cenderung memanfaatkan sisi sayap dan pergerakan pemain di belakang striker untuk membuka ruang.

Namun, pendekatan menyerang ini juga membuka ruang bagi lawan, terutama dalam transisi back-line ketika bola direbut kembali. Ketahanan pertahanan dalam skenario tersebut bisa menjadi titik lemah yang dieksploitasi oleh tim yang lebih disiplin seperti Liverpool.

Strategi Liverpool

Liverpool di bawah pelatih Arne Slot kerap memainkan 4-3-3 atau variasinya dengan fokus pada penguasaan bola dan kontrol tempo permainan. Tim ini dikenal dengan press tinggi, pergerakan dinamis di lini tengah, serta kemampuan meredam serangan lawan melalui keseimbangan antara pressing dan struktur pertahanan.

Liverpool memiliki statistik penguasaan bola yang kuat dan mampu memperlambat permainan untuk memecah ritme lawan, sekaligus menciptakan peluang lewat kreativitas pemain seperti Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, atau potensi kembalinya Mohamed Salah setelah tugasnya bersama tim nasional.

Namun meskipun penguasaan bola mereka tinggi, Liverpool kerap mengalami masalah di penyelesaian akhir — mereka memiliki tembakan lebih banyak dan kontrol permainan yang superior, tetapi beberapa peluang besar sering terbuang sia-sia. Ini menjadi salah satu tantangan utama mereka menjelang laga di kandang Marseille.


Statistik dan Performa Terbaru

Marseille

  • Marseille memiliki catatan ofensif yang mengesankan, mencetak banyak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, meskipun tidak sepenuhnya stabil secara konsisten sepanjang musim.
  • Di kandang, statistik mereka menunjukkan tim ini mampu menciptakan banyak peluang dan sering terlibat dalam pertandingan dengan jumlah gol yang tinggi.

Liverpool

  • Liverpool tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, meskipun banyak berakhir imbang dan menunjukkan performa yang kurang tajam dalam beberapa laga domestik menjelang pertandingan ini.
  • Statistik grup Champions League mencatat Liverpool memiliki clean sheet lebih sering dan pertahanan yang relatif kuat dari segi kebobolan gol di kompetisi ini.

Secara keseluruhan, kedua tim mencatat rata-rata gol yang mirip di kompetisi ini — mencerminkan duel yang seimbang namun kemungkinan besar berjalan ketat dengan dominasi penguasaan bola di kubu Liverpool dan intensitas menyerang dari Marseille.


Faktor Penentu Pertandingan

1. Efektivitas Penyerangan

Efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi faktor kunci. Marseille perlu memaksimalkan peluang yang mereka ciptakan, sementara Liverpool harus meningkatkan konversi dari dominasi penguasaan bola mereka menjadi gol nyata.

2. Transisi dan Pertahanan

Kemampuan kedua tim untuk cepat bertransisi dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya bisa menentukan hasil. Marseille berpotensi menciptakan celah di lini belakang saat mereka kehilangan bola, sedangkan Liverpool harus menjaga keseimbangan agar tidak terlalu terekspos di sayap.

3. Suasana Kandang dan Tekanan Mental

Atmosfer di Vélodrome bisa menjadi keuntungan besar bagi Marseille, namun tekanan untuk meraih hasil kerap lebih besar bagi Liverpool sebagai klub dengan sejarah dan target tinggi di kompetisi Eropa. Motivasi kedua tim untuk lolos dan posisi klasemen membuat tensi pertandingan sangat tinggi.


Prediksi Hasil Pertandingan

Analisis statistik dan performa terbaru menunjukkan Liverpool diprediksi sedikit lebih unggul, terutama karena stabilitas mereka di kompetisi Eropa dan pengalaman menang di pertandingan besar. Prediksi realistis adalah kemenangan tipis untuk Liverpool atau hasil imbang dengan banyak gol. Skor seperti 1-2 untuk Liverpool atau 2-2 imbang bisa menjadi kemungkinan yang realistis mengingat kombinasi kualitas serangan dan pertahanan kedua tim.


Penutup

Pertandingan Marseille vs Liverpool merupakan salah satu duel paling menarik fase grup Champions League 2025/26. Duel ini mempertemukan gaya menyerang agresif dan kreativitas tuan rumah dengan kontrol bola dan struktur permainan tim Inggris yang lebih metodis. Dengan atmosfer kandang yang kuat, Marseille berpeluang memberikan perlawanan sengit, tetapi stabilitas permainan Liverpool dan pengalaman kompetisi Eropa bisa menjadi faktor penentu hasil akhir. Laga ini berpotensi menyajikan tensi tinggi, peluang serangan dari kedua sisi, dan drama penuh strategi — sebuah tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.