Keberhasilan Timnas Portugal melaju ke Piala Dunia 2026 membawa sorotan baru, terutama soal peran Cristiano Ronaldo. Meski absen di laga terakhir, performa timnas tersebut justru menuai pujian. Namun, gelandang andalan, Bruno Fernandes, memberikan perspektif berbeda soal pentingnya Ronaldo bagi Selecao das Quinas.

Lolos ke Piala Dunia 2026: Kemenangan Telak atas Armenia

Portugal memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 pada pertengahan November lalu setelah mengunci status juara Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Penentuan terjadi di matchday terakhir ketika Portugal menghadapi Armenia di Stadion Dragao.

Tanpa ampun, Timnas Portugal mencukur habis Armenia dengan skor 9-1, menampilkan performa yang memukau. Dua pemain bahkan berhasil mencetak hattrick, yaitu Joao Neves dan Bruno Fernandes sendiri. Hasil ini sekaligus menegaskan dominasi Portugal di grupnya, mengakhiri kualifikasi dengan 13 poin.

Menariknya, laga pamungkas tersebut dimainkan tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, yang harus absen akibat hukuman kartu merah dari pertandingan sebelumnya melawan Republik Irlandia, saat Portugal kalah 0-2.

Kontroversi: Portugal Lebih Baik Tanpa Ronaldo?

Kemenangan telak atas Armenia memicu perdebatan publik. Banyak pengamat menilai bahwa Timnas Portugal tampil lebih lancar dan bebas tanpa Ronaldo di lapangan. Bahkan beberapa media menyebut bahwa kemenangan 9-1 menjadi bukti bahwa tim asuhan Roberto Martinez lebih efektif tanpa bintang Al Nassr tersebut.

Namun, pandangan ini dibantah tegas oleh Bruno Fernandes. Gelandang Manchester United itu menegaskan bahwa Ronaldo tetap pemain vital bagi tim. Menurut Fernandes, kehadiran Ronaldo memberi efek strategis yang sulit digantikan oleh pemain lain.

“Cristiano di area penalti tetap menjadi pemain berkualitas tinggi,” ucap Fernandes. “Dia menarik perhatian bek dan menciptakan ruang bagi pemain lain.”

Fernandes juga menjelaskan bagaimana dinamika tim berubah ketika pemain lain menggantikan Ronaldo. “Jika Cristiano tidak bermain dan Goncalo Ramos bermain, Goncalo kuat dalam pressing dan bagus dalam gerakan diagonal. Ketika saya tidak bermain dan Bernardo Silva menjadi nomor 10, Bernardo memberikan lebih banyak penguasaan bola, sementara saya lebih fokus pada umpan akhir. Semua pemain menambahkan sesuatu dan mengurangi yang lain. Cristiano sama seperti kami. Kami harus tahu cara beradaptasi dan meningkatkan kualitas satu sama lain agar tim nasional mendapat manfaatnya.”

Portugal

Adaptasi Tim dan Pengakuan Fernandes

Lebih lanjut, Fernandes memahami bahwa persepsi publik soal Portugal lebih baik tanpa Ronaldo memang muncul. Namun, ia menekankan bahwa jika hal itu benar, tanggung jawabnya tetap berada pada tim yang harus mampu beradaptasi.

“Saya tahu apa yang orang pikirkan bahwa jelas kami bermain lebih baik tanpa Ronaldo, bahwa para pemain lebih bebas dan fleksibel,” lanjut Fernandes. “Tapi saya pikir, jika itu terjadi, sebagian kesalahan ada pada kami. Kami tidak perlu khawatir jika Cristiano berada di lapangan karena dia selalu bisa memberikan sesuatu kepada tim.”

Pernyataan ini menunjukkan kedewasaan Fernandes dalam melihat peran Ronaldo. Ia menekankan bahwa kehebatan seorang pemain besar tidak hanya diukur dari statistik semata, melainkan bagaimana ia mampu meningkatkan kualitas rekan-rekannya di lapangan.

Ronaldo: Legenda Hidup Portugal

Meskipun dikritik karena usia dan statusnya sebagai pemain senior, Cristiano Ronaldo tetap menjadi legenda hidup Timnas Portugal. Dengan 143 gol dari 223 penampilan, Ronaldo menjadi topscorer sepanjang masa Selecao das Quinas. Perannya sebagai striker tengah, bukan sekadar winger, terbukti dari ketajamannya di Liga Arab Saudi sejak musim panas 2023.

Tak heran jika pelatih Roberto Martinez masih memanggil Ronaldo ke skuad nasional. Piala Dunia 2026 bahkan diyakini akan menjadi panggung terakhir bagi Ronaldo di level internasional, menandai babak akhir perjalanan gemilang sang ikon di timnas.

Bruno Fernandes menegaskan bahwa tim harus mampu memanfaatkan setiap kontribusi, termasuk dari pemain legendaris sekaliber Ronaldo, agar Portugal tetap kompetitif di panggung dunia. Kunci sukses bukan hanya performa individu, melainkan kemampuan tim beradaptasi dan mengoptimalkan potensi semua pemain yang ada.

Meta Deskripsi:
Perdebatan soal performa Timnas Portugal tanpa Cristiano Ronaldo mencuat usai kemenangan telak atas Armenia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bruno Fernandes menegaskan bahwa Ronaldo tetap memiliki peran penting dan jika Portugal terlihat lebih baik tanpa dirinya, itu adalah tanggung jawab tim untuk beradaptasi dan saling melengkapi.

Keyword:

  • Portugal tanpa Ronaldo
  • Bruno Fernandes bela Ronaldo
  • Piala Dunia 2026
  • Cristiano Ronaldo Timnas
  • Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa
  • Portugal vs Armenia 9-1
  • peran Ronaldo
  • Roberto Martinez
  • Selecao das Quinas