Masyarakat Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dihebohkan dengan viralnya video yang memperlihatkan perilaku oknum polisi diduga dalam kondisi mabuk saat mengancam pemilik kios. Video yang beredar di media sosial ini menimbulkan kecemasan publik sekaligus pertanyaan serius terkait profesionalisme aparat penegak hukum.


Kronologi Kejadian di Maumere

Rekaman video tersebut terekam melalui CCTV di Jalan Magepanda Km 10, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. Dalam tayangan itu, terlihat seorang pria berinisial YM, diduga anggota Polres Sikka, mendatangi kios pada malam hari menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan pengamatan, YM diduga dalam kondisi mabuk. Ia menunjukkan sikap agresif dengan melontarkan kata-kata kasar dan ancaman langsung kepada pemilik kios. Meskipun suasana cukup tegang, pemilik kios tetap tenang dan tidak membalas perlakuan arogan tersebut.

Keributan ini menarik perhatian istri pemilik kios yang mencoba melerai atau menanyakan maksud tindakan YM. Namun, upayanya justru dibalas dengan bentakan dan ancaman lanjutan dari oknum polisi tersebut. Tak lama setelah itu, YM meninggalkan lokasi, meninggalkan situasi yang sempat menegangkan bagi pemilik kios dan keluarganya.


Reaksi Publik dan Dampak Viral Video

Video oknum polisi Polres Sikka yang viral di media sosial memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak pihak mengungkapkan kekhawatiran dan kekecewaan karena perilaku yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat justru bertentangan dengan tugas seorang aparat.

Publik mempertanyakan integritas dan profesionalisme aparat penegak hukum. Alih-alih memberikan rasa aman, perilaku YM justru mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Fenomena ini juga menimbulkan diskusi lebih luas mengenai pentingnya penegakan disiplin internal di tubuh kepolisian.

Tidak sedikit warganet yang menyerukan agar kasus ini ditindak tegas tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang transparan dan adil dianggap menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.


Tanggapan Polres Sikka

Kasubsi Penerangan Masyarakat Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, memastikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti viralnya video tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku di institusi kepolisian.

“Propam Polres Sikka saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan para saksi,” ujar Ipda Leonardus dikutip dari iNews Cirebon, Sabtu (20/12/2025). Proses ini bertujuan untuk memastikan kebenaran kejadian yang terekam dalam video.

Ipda Leonardus menegaskan, Polres Sikka berkomitmen menangani setiap dugaan pelanggaran anggota secara profesional dan transparan. Hasil penyelidikan nantinya akan disampaikan kepada media, sehingga publik dapat mengetahui langkah-langkah yang telah diambil.


Pentingnya Penegakan Disiplin di Tubuh Kepolisian

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penegakan disiplin di tubuh kepolisian. Anggota yang melanggar kode etik, terutama yang bersifat meresahkan masyarakat, harus ditindak secara tegas agar tidak menjadi preseden buruk.

Disiplin internal bukan hanya soal sanksi administratif, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ketika masyarakat merasa aman dan percaya kepada aparat, peran polisi sebagai pelindung hukum dapat dijalankan secara maksimal.

Selain itu, kejadian seperti ini juga menyoroti pentingnya pengawasan internal yang lebih ketat, terutama bagi anggota yang sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pelatihan etika dan penanganan situasi agresif menjadi salah satu solusi untuk mencegah insiden serupa di masa depan.


Harapan Masyarakat dan Proses Hukum

Publik kini menunggu proses hukum dan disiplin internal berjalan sesuai aturan. Banyak yang berharap agar tindakan oknum polisi yang arogan ini menjadi pelajaran bagi seluruh anggota kepolisian, bahwa perilaku tidak profesional tidak akan ditoleransi.

Di sisi lain, viralnya video ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat semakin kritis dan peka terhadap perilaku aparat. Keterbukaan dan transparansi dalam penyelidikan diharapkan mampu menenangkan masyarakat sekaligus menegaskan komitmen Polres Sikka terhadap penegakan hukum yang adil.

Seiring proses penyelidikan berlangsung, perhatian publik tetap tinggi. Hasilnya akan menentukan bagaimana institusi kepolisian merespons pelanggaran internal sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat yang sempat terguncang akibat kejadian ini.


Meta Deskripsi:
Video oknum tersebut diduga mabuk mengancam pemilik kios di Maumere, Sikka NTT viral di media sosial. Polres Sikka melalui Propam tengah menyelidiki kasus ini secara transparan dan profesional.

Keyword:

  • oknum polisi Sikka
  • viral video polisi mabuk
  • Polres Sikka
  • ancam pemilik kios
  • propam Polres Sikka
  • kasus NTT