
Persiapan Pra-Musim yang Matang
Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, siap menghadapi pertandingan pertamanya pada musim 2026 setelah menjalani latihan pramusim intensif. Fokus utama latihan adalah memperbaiki aspek teknis permainan, mengingat kondisi fisik sudah dipersiapkan sebelum SEA Games 2025 di Thailand.
Latihan Pra-Musim di Jakarta
Aldila Sutjiadi memanfaatkan delapan hari latihan pramusim di Jakarta seusai SEA Games 2025. Selama periode ini, ia menekankan pada perbaikan teknik dasar dan strategi bermain di lapangan. Latihan ini dianggap penting untuk menyegarkan pola permainan sebelum menghadapi turnamen internasional pertama pada tahun ini.
Laga Pertama di Auckland
Aldila Sutjiadi dijadwalkan bertanding pada babak pertama ASB Classic di Auckland, Selandia Baru, Selasa mendatang. Ia akan menggandeng petenis Jepang, Makoto Ninomiya, untuk nomor ganda putri. Persiapan mereka terbilang singkat, tetapi latihan yang dilakukan selama empat hari terakhir dinilai solid dan cukup untuk menghadapi pasangan lawan.
“Sudah latihan selama empat hari ya, dari Jumat sampai kemarin, dan untuk latihannya pun sudah sangat solid,” kata Aldila Sutjiadi. Ia menambahkan bahwa penyesuaian posisi di lapangan tidak terlalu sulit karena Makoto bermain di kanan dan dirinya di kiri.
Unggulan Keempat di Turnamen
Aldila Sutjiadi dan Makoto menempati posisi unggulan keempat di ASB Classic 2026. Pasangan ini akan menghadapi ganda Kolombia-AS, Camila Osorio dan Peyton Stearns, pada babak pertama. Lawan yang kompetitif ini menjadi tantangan pertama Aldila di awal tahun.
Kesuksesan Musim 2025
Aldila mengakhiri musim 2025 dengan catatan gemilang. Ia berhasil meraih gelar WTA 250 Chennai Open bersama kompatriotnya, Janice Tjen. Prestasi ini menjadi modal penting bagi Aldila untuk membangun kepercayaan diri menjelang musim baru.
Persiapan Tambahan di Bali
Setelah turnamen di Chennai, Aldila Sutjiadi dan Janice melakukan latihan pramusim di Bali selama dua pekan. Program ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi SEA Games 2025. Fokus latihan mencakup teknik servis, koordinasi ganda, dan strategi bertahan di lapangan.

Prestasi di SEA Games 2025
Di SEA Games 2025 Thailand, Aldila Sutjiadi dan Janice kembali berpasangan dan berhasil meraih medali emas nomor ganda putri untuk Indonesia. Mereka juga sukses meraih emas pada nomor beregu putri bersama Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah.
Selain itu, Aldila meraih medali perunggu pada nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat. Pencapaian ini menambah daftar prestasi Aldila yang sebelumnya sudah mengoleksi emas di tiga edisi SEA Games, yakni Filipina 2019, Vietnam 2021, dan Kamboja 2023.
Strategi Bermain Bersama Makoto Ninomiya
Kerja sama Aldila dan Makoto dinilai cukup matang meskipun waktu latihan relatif singkat. Keduanya fokus pada penempatan posisi dan penguasaan lapangan, memanfaatkan kelebihan masing-masing pemain. Kekuatan Aldila di sisi kiri dan ketepatan tembakan Makoto di sisi kanan menjadi kombinasi strategis yang siap diuji lawan.
Target di Musim 2026
Aldila memasuki musim 2026 dengan target menjaga performa konsisten di nomor ganda. Fokus latihan teknis selama pramusim diharapkan membantunya menghadapi berbagai tipe lawan internasional. Mengawali musim dengan performa baik di ASB Classic menjadi langkah penting untuk membangun momentum sepanjang tahun.
Mental dan Fokus Petenis Berpengalaman
Pengalaman Aldila dalam berbagai turnamen internasional, termasuk WTA 250 dan SEA Games, menjadi modal utama menghadapi musim baru. Ia menekankan pentingnya fokus mental, disiplin latihan, serta komunikasi efektif dengan partner ganda. Kombinasi ini diyakini menjadi kunci keberhasilan di lapangan.
Persiapan Fisik Tetap Diperhatikan
Meskipun fokus utama pada aspek teknis, Aldila tetap melanjutkan latihan fisik ringan. Tujuannya agar kondisi tubuh tetap prima dan siap menghadapi tuntutan pertandingan di lapangan keras maupun cuaca berbeda saat bertanding di Selandia Baru.
Penutup
Latihan teknis yang intens dan strategi matang bersama Makoto Ninomiya membuat Aldila Sutjiadi siap menghadapi babak pertama ASB Classic 2026. Dengan modal prestasi musim sebelumnya, baik di WTA maupun SEA Games, Aldila memiliki peluang untuk memulai musim baru dengan performa terbaik dan terus mengukir prestasi bagi Indonesia.
