
Pertarungan klasik antara Leeds United dan Manchester United kembali menyajikan drama tinggi. Duel pekan ke-20 Premier League 2025/2026 yang digelar di Elland Road, Minggu 4 Januari 2026 WIB, berakhir dengan skor imbang 1-1. Kedua tim saling menekan sepanjang pertandingan, memperlihatkan intensitas khas rivalitas lama yang selalu sarat emosi dan tempo cepat.
Hasil ini membuat Manchester United gagal mendekati empat besar dan harus puas bertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan 31 poin. Sementara itu, Leeds United United tetap berada di posisi ke-16 dengan 22 poin, masih belum sepenuhnya aman dari ancaman papan bawah.

Atmosfer Panas Sejak Kick-off
Elland Road langsung bergemuruh sejak menit awal. Leeds United dan Manchester United sama-sama tampil agresif, menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan poin penuh. Manchester United mengambil inisiatif menyerang lebih dulu dengan penguasaan bola yang rapi, sementara Leeds memilih menunggu dan memanfaatkan transisi cepat.
Pendekatan berbeda ini membuat pertandingan berlangsung terbuka. Duel fisik dan pressing ketat terjadi di hampir setiap lini, memaksa kedua tim bermain dengan konsentrasi tinggi sejak awal laga.

Gol Cunha Dianulir, Leeds United Balas Menekan
Manchester United nyaris membuka keunggulan pada menit keenam melalui Manuel Ugarte, tetapi sepakannya melambung di atas mistar. Dua menit berselang, Matheus Cunha sempat membobol gawang Leeds United lewat penyelesaian klinis. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena offside dalam proses serangan yang melibatkan Benjamin Sesko.
Keputusan itu memberi momentum bagi Leeds United United untuk bangkit. Dominic Calvert-Lewin mendapatkan peluang emas di menit kesembilan, namun penyelesaiannya kurang tenang dan bola melayang tipis di atas gawang.
Leeds Lebih Berbahaya di Babak Pertama
Memasuki pertengahan babak pertama, Mereka mulai tampil lebih percaya diri. Serangan-serangan dari sisi sayap kerap merepotkan lini belakang Manchester United. Tekanan tersebut hampir berbuah gol pada menit ke-36 ketika sundulan Calvert-Lewin membentur tiang jauh, membuat publik tuan rumah terdiam sejenak.
Manchester United juga memiliki peluang menjelang turun minum. Casemiro memenangkan duel udara di kotak penalti, tetapi sundulannya masih mampu ditepis kiper Leeds, Lucas Perri, dengan refleks gemilang. Babak pertama pun ditutup tanpa gol, meski peluang bersih tercipta di kedua kubu.
Leeds Tancap Gas Usai Jeda
Selepas turun minum, Mereka langsung meningkatkan intensitas. Gabriel Gudmundsson dan Noah Okafor beberapa kali menusuk dari sisi kiri, memaksa Senne Lammens bekerja keras menjaga gawang Manchester United. Tekanan beruntun ini akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-62, kesalahan koordinasi di lini belakang Manchester United dimanfaatkan dengan sempurna. Umpan jauh Pascal Struijk gagal diantisipasi Ayden Heaven, dan Brenden Aaronson dengan sigap menyambar bola untuk membawa Leeds unggul 1-0.
Respons Cepat Setan Merah
Keunggulan lawan tidak bertahan lama. Manchester United menunjukkan karakter tim besar dengan respons instan. Hanya tiga menit berselang, serangan balik cepat dilancarkan. Joshua Zirkzee memberikan assist matang yang diselesaikan Matheus Cunha dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut mengubah dinamika laga. Manchester United kembali percaya diri, sementara Leeds tidak menurunkan tempo dan tetap bermain menyerang di hadapan pendukungnya sendiri.
Laga Terbuka hingga Menit Akhir
Setelah skor imbang, pertandingan berjalan semakin terbuka. Matheus Cunha hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-81, namun tembakan melengkungnya hanya membentur tiang gawang. Leeds pun tak tinggal diam. Joel Piroe dan Anton Stach mendapatkan peluang beruntun di menit-menit akhir, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat peluang tersebut terbuang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Kedua tim harus puas berbagi angka dalam laga yang sarat tensi dan peluang.
Gambaran Statistik Pertandingan
Secara statistik, Manchester United unggul dalam penguasaan bola dan jumlah operan. Namun Leeds tampil lebih efektif dalam menciptakan ancaman langsung. Perbedaan gaya bermain ini membuat laga berjalan seimbang, tercermin dari hasil akhir yang berakhir imbang.
Manchester United mencatatkan penguasaan bola sebesar 56 persen, sementara Leeds lebih banyak mengandalkan kecepatan serangan balik. Dari segi tembakan, Setan Merah unggul tipis, tetapi efektivitas kedua tim relatif seimbang.
Dampak bagi Klasemen
Tambahan satu poin membuat Manchester United tertahan di posisi kelima dan gagal memanfaatkan peluang untuk mendekati zona Liga Champions. Sementara itu, Leeds United setidaknya meraih poin penting dalam perjuangan mereka menjauh dari papan bawah.
Hasil ini menegaskan bahwa Elland Road tetap menjadi tempat sulit bagi tim-tim besar. Leeds menunjukkan semangat juang tinggi, sedangkan Manchester United harus berbenah jika ingin lebih konsisten dalam persaingan papan atas.
