
Nama Huynh Tran Y Nhi kembali menjadi perbincangan publik. Miss World Vietnam 2023 ini mencuri perhatian bukan karena gaun malam atau panggung kontes kecantikan, melainkan karena pilihannya bekerja sebagai sales assistant di sebuah gerai Dior di bandara. Keputusan tersebut menuai beragam reaksi, namun justru berujung pada apresiasi tak terduga dari CEO Sen Vang Entertainment, Pham Kim Dung.
Di tengah citra glamor sebagai ratu kecantikan Miss World Vietnam 2023, Y Nhi menunjukkan sisi lain dari dirinya. Ia memilih menjalani pekerjaan paruh waktu demi menambah pengalaman hidup sekaligus mendukung proses studinya sebagai mahasiswa internasional. Langkah ini menjadi bukti bahwa gelar Miss World Vietnam 2023 tidak membatasi ruang belajar dan kerja keras.

Keputusan yang Mengejutkan Publik
Bekerja sebagai sales assistant di bandara tentu bukan gambaran yang lazim bagi seorang Miss World. Banyak pihak awalnya mengira keputusan Y Nhi akan berdampak pada citra dirinya sebagai ikon kecantikan Vietnam. Namun kenyataannya, langkah tersebut justru memperlihatkan kemandirian dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.
Y Nhi tidak menutup-nutupi aktivitasnya. Melalui vlog harian, ia membagikan kisah kesehariannya sebagai mahasiswa yang harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan. Transparansi ini membuat publik melihat sisi autentik seorang ratu kecantikan yang tetap membumi.
Reaksi Tak Terduga dari CEO Sen Vang
Kabar mengenai pekerjaan Y Nhi akhirnya sampai ke Pham Kim Dung, CEO Sen Vang Entertainment yang menaungi Miss World Vietnam 2023. Alih-alih merasa khawatir akan citra ajang kecantikan, sang CEO justru menyampaikan rasa bangga.
Pham Kim Dung menilai langkah Y Nhi sebagai contoh positif bagi generasi muda. Menurutnya, bekerja sambil kuliah adalah bentuk tanggung jawab dan kedewasaan. Ia juga memuji sikap profesional Y Nhi yang mampu menempatkan diri dengan baik di lingkungan kerja.
Apresiasi Langsung dari Dior
Kinerja Y Nhi sebagai sales assistant ternyata tidak sekadar formalitas. Pihak Dior memberikan apresiasi khusus atas dedikasinya selama bekerja di gerai bandara. Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa Y Nhi menjalani perannya dengan serius, bukan sekadar mencari pengalaman simbolis.
Bagi Y Nhi, apresiasi itu memiliki makna mendalam. Ia merasa usahanya untuk belajar dan bekerja dihargai, sekaligus membuktikan bahwa ia mampu bersaing secara profesional tanpa mengandalkan status sebagai ratu kecantikan.
Perjalanan Mencari Pekerjaan Paruh Waktu
Dalam ceritanya, Y Nhi mengungkap bahwa mendapatkan pekerjaan paruh waktu tidak datang dengan mudah. Ia mengirimkan curriculum vitae ke berbagai perusahaan, mulai dari butik di pusat perbelanjaan hingga toko kosmetik ternama. Proses seleksi dan wawancara harus dijalani seperti pelamar lainnya.
Sebelum diterima di Dior, Y Nhi sempat bekerja di sebuah toko sepatu. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memahami ritme kerja, pelayanan pelanggan, dan tanggung jawab profesional. Semua proses ini dijalaninya tanpa perlakuan istimewa.
Menyeimbangkan Studi dan Pekerjaan
Sebagai mahasiswa internasional, Y Nhi harus pandai mengatur waktu. Ia memilih pekerjaan dengan jam kerja fleksibel agar tidak mengganggu kewajiban akademiknya. Disiplin menjadi kunci utama agar kedua peran dapat berjalan seimbang.
Y Nhi mengaku bahwa bekerja sambil kuliah memberinya kesempatan untuk menerapkan teori yang dipelajari di kampus ke dalam praktik nyata. Ia belajar menghadapi berbagai karakter pelanggan, berkomunikasi secara efektif, dan menyelesaikan masalah secara langsung di lapangan.
Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Adaptasi
Pengalaman bekerja di lingkungan internasional turut membentuk kepribadian Y Nhi. Ia merasa lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan lebih cepat beradaptasi dengan budaya baru. Interaksi sehari-hari dengan rekan kerja dan pelanggan dari berbagai latar belakang memperkaya wawasannya.
Bagi Y Nhi, pengalaman ini jauh lebih berharga daripada sekadar status. Ia melihat pekerjaan paruh waktu sebagai sarana pembelajaran yang akan berguna dalam jangka panjang, terutama untuk rencana bisnis yang ingin ia bangun di masa depan.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Kisah Huynh Tran Y Nhi menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya generasi muda. Ia menunjukkan bahwa tidak ada pekerjaan yang merendahkan martabat selama dilakukan dengan jujur dan profesional. Gelar dan popularitas tidak seharusnya menghalangi seseorang untuk terus belajar.
Dukungan dari CEO Sen Vang dan apresiasi dari Dior semakin menguatkan pesan bahwa kerja keras dan dedikasi akan selalu menemukan jalannya. Y Nhi membuktikan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari sorotan kamera, tetapi juga dari keberanian mengambil langkah nyata dalam kehidupan.
Lebih dari Sekadar Ratu Kecantikan
Melalui perjalanan ini, Y Nhi Miss World Vietnam 2023 menegaskan identitasnya sebagai individu yang mandiri dan visioner. Ia tidak ingin dikenal hanya sebagai Miss World Vietnam 2023, tetapi juga sebagai perempuan muda yang berani membangun masa depan melalui pengalaman nyata.
Kisahnya menjadi pengingat bahwa di balik mahkota dan gelar, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kerendahan hati, dan semangat belajar tanpa henti.
